SUKOHARJO – Saat panas memaksa penghentian sementara pengerjaan talud dan weremisasi jalan, warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol duduk bersama anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di bawah pohon untuk berbincang.
Suasana duduk lesehan memberi ruang bagi obrolan ringan dan tawa selama jeda kerja, menggantikan suasana resmi pada saat bekerja.
Dari pembicaraan sederhana tersebut, sejumlah persoalan warga terungkap. Seorang ketua RT mengemukakan soal drainase kepada Serda Wahyudi. Bagi anggota satgas, momen istirahat berguna untuk mengetahui kondisi desa yang tidak terlihat sewaktu pengerjaan fisik berlangsung.
“Kalau sudah kenal dan akrab, warga jadi tidak sungkan. Tadi ada Bapak RT cerita soal drainase. Langsung kita catat untuk kita bantu. Istirahat jadi bermanfaat,” kata Serda Wahyudi.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menyatakan percakapan informal memegang peran penting karena memberi ruang bagi warga menyampaikan persoalan dan masukan terkait pembangunan desa, termasuk hal seperti kesehatan, pertanian, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba hingga urusan keluarga. Warga Suyanto menyebut pendekatan itu membuat kehadiran anggota satgas terasa lebih dekat. “Saya baru pertama kali ngobrol lama sama Bapak TNI. Orangnya ramah-ramah. Kami jadi terbuka. Anak-anak juga senang diajak main,” ujarnya. Senin (10/08/2026), suasana sederhana ini menunjukkan manfaat komunikasi yang berkelanjutan.(Red/Ap).
