SUKOHARJO – Sejumlah tangan kecil di TK Desa Parangjoro terangkat hampir bersamaan ketika pertanyaan dilontarkan oleh anggota Satgas TMMD di dalam kelas, menandakan suasana partisipatif.
Pendekatan yang dipakai bukannya ceramah panjang, melainkan pembicaraan mengenai kebiasaan yang bisa dilakukan setiap hari untuk menanamkan disiplin dan cinta tanah air, seperti menghormati bendera, menunggu giliran, dan menjaga hubungan baik dengan teman.
Serka Arif mengatakan kehadiran TNI di dunia pendidikan anak usia dini bertujuan untuk membentuk pemahaman bahwa prajurit juga dapat menjadi sahabat. “Kami ingin anak-anak mengenal TNI bukan hanya sebagai penjaga negara, tapi juga sebagai sahabat,” katanya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (10/8/2026) di ruang kelas berwarna penuh media pembelajaran, dengan guru mendampingi sementara siswa merespons melalui perhatian, jawaban, pertanyaan, serta ekspresi spontan.
Interaksi sederhana ini diharapkan menjadi ingatan bahwa nilai kebangsaan dekat dengan kehidupan mereka dan bisa dimulai dari hal-hal kecil di kelas, seperti menghormati aturan dan memperlakukan teman dengan baik. (Red/Cn).
